Orang Asli Papua tidak Saling Mendukung Lebih Jahat dari Senjata


Tentara Pembebasan Papua Barat (TPNPB) (Ilustrasi foto)

MAJALAHWEKO, (OPINI) – Sejak tahun 1969, Papua diintegrasikan secara aneksasi kedalam wilayah Republik Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui militer dianggap melakukan tindakan kekerasan, interogasi, pembunuhan, penculikan, menipulasi, dan dibawah todongan senjata memaksa orang untuk menentukan nasibnya. Pepera 1969 itu dianggap ilegal dan catat hukum karena tidak sesuai prinsip hukum internasional dan Hak Asasi Manusia.

Read more ›

Ditulis dalam Artikel dan Opini

Mengenal Siapa Sebenarnya orang Pegununggan Papua dengan Warisan Nilai-Nilai Kebudayaannya


Oleh Dr. Socratez S.YomanWhatsApp-Image-2019-05-21-at-19.45.41

  1. Pendahuluan

Jujur saja, penulis sebagai anak asli Papua yang lahir dan dibesarkan di lingkungan orang-orang pegunungan, saya tidak menerima 100%, karena selama ini penguasa pemerintah Indonesia dan aparat TNI-Polri mengkriminalisasi kami dan kami dibuat seperti tidak punya martabat dan nilai-nilai kebaikan dalam kebudayaan kami. Read more ›

Ditulis dalam Artikel dan Opini

Liputan Khusus : Menggadai damai di Wamena (Artikel 1 dari 6)


STISIP-Amal-Ilmiah-Wamena--1024x682

STISIP Amal Ilmiah Wamena pasca amuk massa – Jubi/Vembri Waluyas

MAJALAHWEKO, WAMENA – Amuk massa yang terjadi di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada 23 September 2019 menyentak rasa kemanusiaan publik. Semua pihak terpukul dan berduka, melihat bagaimana sebuah unjukrasa anti rasisme para pelajar bisa meledak menjadi amuk massa yang menewaskan sedikitnya 42 korban jiwa dan menghancurkan separuh kota terbesar di kawasan pegunungan tengah Papua itu. Read more ›

Ditulis dalam Liputan Khusus, Peristiwa

Elegeweko Photo: Kampung Kondena, Magi, Lanny Jaya 2018


IMG_1704 Read more ›

Ditulis dalam Photografhy

Pemerintah Indonesia jangan mencurigai anak Papua yang kuliah di negara lain


Ilustrasi pelajar Papua di Luar Negeri – Jubi. Dok

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Anggota komisi bidang pendidikan DPR Papua, Yohanes Ronsumbre meminta Pemerintah Indonesia tidak selalu mencurigai anak-anak Papua yang kuliah di negara lain. Ronsumbre karena tidak ingin anak-anak Papua yang menuntut ilmu di luar negeri dicurigai melakukan kampanye politik terkait isu Papua merdeka atau lainnya.

Read more ›

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Mahasiswa Papua, Pelajar Dan Mahasiswa, Pendidikan dan Kesehatan
%d blogger menyukai ini: